04 Mei 2016

Pengembangan Teaching Factory dan Science Technopark di SMK TI Airlangga Samarinda


Teaching Factory : Lab. Teknik Komputer Dan jaringan (Lab. TKJ)
 Upaya lanjutan dalam implementasi program peningkatan kualitas lulusan SMK TI Airlangga dilakukan melalui penerapan konsep Teaching Factory.  Konsep ini menekankan pendidikan yang lebih demand oriented, membekali para peserta  didik dengan karakter kewirausahaan (entrepreneurship) dan melibatkan dunia usaha/dunia industri sebagai mitra utama. Melalui pola Teaching Factory, optimalisasi kerjasama pendidikan dengan industri berdampak pada proses pembelajaran yang semakin berorientasi pada kebutuhan industri.

Add caption
Teaching Factory: Lab. Rekayasa Perangkat Lunak (Lab. RPL)

Konsepsi dasar Teaching Factory adalah “Factory to Classroom” yang bertujuan untuk melakukan transfer lingkungan produksi di industri secara nyata ke dalam ruang praktik. Kehidupan produksi yang nyata sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi pengajaran yang berbasis aktivitas nyata dari praktik industri pada setiap harinya.


Teaching Factory: Lab. Multimedia (Lab. MM)
Technopark merupakan salah satu bentuk wadah untuk menghubungkan institusi pendidikan dengan dunia industri. Dengan adanya Technopark maka penggabungan dunia industri dan dunia pendidikan merupakan suatu keniscayaan. Selain itu, dengan adanya Technopark akan memungkinkan aliran informasi dan teknologi secara lebih efisien dan cepat antar dunia industri dan pendidikan, sekaligus dapat mendongkrak pengembangan potensi daerah dengan mengakselerasi program wirausaha (entrepreneurship) di SMK TI Airlangga.  Lihat foto-fotonya di Page Facebook SMK TI Airlangga.


Science Technopark SMK TI Airlangga

Science Technopark SMK TI Airlangga
Teaching Factory at SMK TI Airlangga

03 Mei 2016

SMK TI Airlangga Lakukan Kerjasama Dengan DNA Initiative Dari Evercoss Jakarta


Sebagai sekolah vokasi SMK TI Airlangga terus melakukan pengembangan.  Kali ini SMK TI Airlangga menjadi sekolah vokasi pertama di Kalimantan yang melakukan kerjasama dengan DNA Initiative.  DNA Initiative (Device, Network, Application) adalah program yang bertujuan untuk membangun kemampuan, keterampilan, dan pengalaman di bidang teknologi.

DNA INITIATIVE juga bertujuan untuk membangun kompetensi dibidang mobility ditingkat SMK, khususnya yang berhubungan dengan Device, Network dan Application.  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Pembinaan SMK (PSMK) resmi bekerjasama dengan DNA Initiative pada tanggal 3 Februari 2016, yang tertuang dalam perjanjian PSMK No. 142/D5.6/KP/2016 dan 002/DNA/MDP/12/2015. Kerjasama ini mencakup pengembangan program di bidang Devices (Perangkat), Network (Jaringan) dan Application (Aplikasi) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
 
Bapak Muhammad Yani, S.Kom
Penerapan program ini dilakukan melalui Pengajaran dan job training (TOT untuk guru), adapun hasil Training ini nantinya dapat diimplementasikan di sekolah sebagai standart mutu pembelajaran siswa di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) .  Pada tanggal 14 – 16 April 2016 lalu SMK TI Airlangga telah mengikutsertakan Bapak Muhammad Yani, S.Kom (Kajur RPL) untuk mengikuti ToT DNA Inisiative yang diselenggarakan di SMK Rujukan DNA (SMK Umar Fatah, Jl. Raya Rembang – Lasem Km.7,5 Punjulharjo Rembang, Semarang Jateng) dengan nara sumber Tim DNA Initiative dari EVERCOSS Jakarta.  Pada kesempatan ini sekaligus dilakukan penandatanganan Kerjasama (MOU) antara SMK TI Airlangga dengan DNA Initiative Evercoss Jakarta.

Device – Network – Application (DNA) adalah dasar kurikulum yang dikembangkan untuk SMK, dengan tingkat kesulitan berjenjang.  DNA adalah sebuah program ekosistem terpadu. Dasar kurikulum, ketiganya merupakan bagian yang independen namun memiliki keterkaitan dan memberikan kesempatan belajar dan kerja kepada siswa.

SMK TI Airlangga Patner Pertama Program SMK DNA Initiative Evercoss di Kalimantan

SMK TI Airlangga mengikuti Training of Trainers (TOT) DNA Initiative Batch #4 yang di selenggarakan di SMK Umar Fatah Rembang - Semarang Tanggal 14 - 16 April 2016. Selain pelatihan juga sekaligus penandatangan MOU DNA Initiative Evercoss. SMK TI Airlangga merupakan satu-satunya Sekolah dari Kalimantan yang mengikuti program DNA Inititiave. SMK TI Airlangga menugaskan Bapak. Muhammad Yani, S.Kom untuk mengikuti ToT DNA Batch #4.

Materi TOT DNA Inititive Batch#4 meliputi :
1). Perkembangan Teknologi seluler di Indonesia, Elektronika Dasar, Pengenalan Komponen handphone dan Alat Ukur/Service. 2).Praktik pelepasan dan pemasangan komponen-komponen handphone, troubleshooting dan analisa kerusakan handphone.
3. Praktik lepas-pasang komponen dengan menggunakan alat blower atu hot air, pengenalan tools software beserta praktiknya dan pengenalan fitur produk evercoss.

02 Mei 2016

Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tanggal 2 Mei 2016

Pagi ini (2 Mei 2016) Pukul 07.15 - 09.00, Seluruh Siswa Kelas X - XI beserta Dewan Guru SMK TI Airlangga mengikuti Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) yang dilaksanakan di halaman SMK TI Airlangga. Upacara berlansung tertib dan lancar. Lihat foto-fotonya.

Pembina Upacara Hardiknas yaiut Firmansyah, S.Pd (Waka. Kesiswaan) dan sekaligus membacakan pidato Mendikbud. Kesimpulan Pidato Mendikbud yaitu 3 Komponen penting untuk mendukung anak-anak Indonesia dalam menghadapi tantangan di abad 21, yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi.  Download Pidato Mendikbud Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2016