26 Oktober 2015

Wujud Komitmen SMK TI Airlangga Terhadap Perkembangan Teknologi Informasi

Sebagai wujud komitmen sekolah terhadap perkembangan dunia teknologi dan informasi yang terus dan semakin berkembang setiap waktu, maka secara periodik sekolah melakukan evaluasi kurikulum dengan melibatkan berbagai unsur dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI).  Evaluasi yang dilaksanakan setiap 2 tahun ini bertujuan untuk melihat sejauh apa penyerapan teknologi yang telah sekolah berikan kepada masyarakat akademik di SMK TI Airlangga khususnya para siswa.

Publikasi Kaltim Post Rabu, 21 Oktober 2015. Halaman: 39 Society

Publikasi Kaltim Post Rabu, 21 Oktober 2015, halaman: 39 Society
Perkembangan teknologi yang begitu pesat menuntut dunia pendidikan untuk selalu mengakses informasi secara langsung kepada DUDI.Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang sangat pesat di era globalisasi saat ini. Pesatnya perkembangan ini pun berdampak pada berbagai aspek kehidupan termasuk dunia pendidikan.

Perubahan teknologi ini memicu dunia pendidikan untuk selalu berinovasi dalam usaha peningkatan baik akses maupun mutu pendidikan sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. Perkembangan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi khususnya pada bidang pendidikan, saat ini semakin pesat. Perubahan ini pun memicu terjadinya perubahan paradigma dalam dunia pendidikan dari techer centered menjadi student centered.


Perubahan paradigma dalam dunia pendidikan ini menuntut langkah kreatif guru sebagai fasilitator dalam menciptakan kondisi belajar yang berorientasi pada siswa dengan menciptakan kondisi belajar yang mendorong siswa menjadi lebih aktif.

Menurut Bapak Muhammad Fadli salah satu narasumber dari STMIK SPB Airlangga menyampaikan dalam evaluasi kurikulum ini antara lain menyampaikan bahwa pemahaman pemanfaatan internet saat ini sudah semakin berkembang ke arah Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan IoT, merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus.

Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote cotrol, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif.

Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Sehingga sangat baik diperkenalkan kepada seluruh siswa dan staf pengajar.  Hal lain yang juga telah berkembang pesat di Industri Multimedia adalah Frame work Grafis, Video 360 derajat, Photografi 360 derajat, company profile 360 derajat, pengenalan open source.

Dalam kesempatan ini Bapak Yusuf Wibisono praktisi IT perusahaan multinasional mengingatkan bahwa saat ini banyak industri sudah mulai bergeser dalam pemanfaatan dan implementasi teknologi ke versi 4.0, sehingga SMK TI Airlangga sebagai institusi pendidikan harus terus mengikuti perkembangan di dunia industri.

Bapak Yoga Sukma dari Media Axis International menyampaikan betapa pentingnya pemanfaatan CMS, FTP Server, dan aktif di forum/komunitas sabagai sarana untuk mengumpulkan potofolio.

 Sebagai praktisi Videografi bapak Didik Irawan merekomendasikan setiap siswa minimal menguasai 3 kompetensi expert sabagi bekal terjun ke lapangan/dunia kerja.